Scalper mania trading strategi

Scalping merupakan salah satu cara trading dengan mentargetkan 1-3 pips yang biasanya dilakukan dengan lot dan resiko yang lebih besar daripada penggunaan lot di trading harian. Saat ini scalping diminati banyak trader dikarenakan kita bisa membuka dan menutup strategi secepat mungkin sehingga bisa meminimalisir emosi berlebih seperti saat kita menggunakan strategi long term terutama disaat kita mengalami floating.

Peralatan :

  • Grafik / TF : M15 ( silahkan di coba juga di M1 – M5  )
  • Currency : All
  • Bollinger Bands period 50 deviation 2 ( Biru )
  • Bollinger Bands period 50 deviation 3 ( Merah )
  • Bollinger Bands period 50 deviation 4 ( Kuning )
  • Relative Strength Index   8  level 30 dan 70
  • Stochastics osilator  14,3,3  level 20 dan  80

Silahkan Perhatikan Tampilannya

Scalper

Aturan :
Sinyal BUY : Jika Harga Sudah Secara Bersamaan menyentuh  level 30 RSI, Level 20 Stochastic dan Menyentuh salah satu garis Bolinger band Bawah

Sinyal  SELL : Jika Harga Sudah Secara Bersamaan menyentuh  level  70  RSI, Level  80 Stochastic dan Menyentuh salah satu garis Bolinger band Atas

Exit / Profit : Close setelah ada tanda tanda harga  Berbalik arah

Catatan, tidak semua Broker membolehkan atau bahkan membatasi Model Trade seperti  ini  (scalping) . Lebih Efektif jika Sistem ini digunakan pada Broker Broker yang Secara Full membolehkan dan tidak membatasi  atau memberi jarak antara  Open Close satu dengan Open Selanjutnya. Pilih Mata uang dengan Spreadnya  yang Kecil atau dengan menggunakan Broker yang menggunakan 5 digit dari mata uang yang diperdagangkannya (bisa coba tickmill, lihat penawaran rebate berikut)

Posted in Teknikal, Trading strategi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *