Memanfaatkan Gap saat Market Buka di Awal Pekan

Trading gap

Kali ini saya akan membahas tentang bagaimana memanfaatkan Gap yang biasa terjadi saat market buka di awal pekan
Seperti kita ketahui, pasar valas tutup selama akhir pekan, tepatnya tutup pada hari Sabtu pukul 04.00 WIB dan buka kembali pada hari Senin pukul 04.00 WIB. Di lain pihak, faktor-faktor yang mempengaruhi nilai mata uang suatu Negara, seperti misalnya kondisi ekonomi politik  negara  yang bersangkutan, tetap terus berjalan, karena secara umum kegiatan manusia tetap berjalan. Itulah sebabnya,  sangat mungkin terjadi di awal market buka di awal pekan, terjadi gap atau harga yang meloncat, baik naik ataupun turun dan harga terakhir saat market tutup.

Gap yang sering terjadi di awal pekan ini membuat banyak trader menghindari menghold posisi tetap terbuka selama akhir pekan saat market tutup. Masuk akal memang, karena saat market tutup kita tidak akan bisa berbuat apa-apa terhadap posisi kita yang masih terbuka. Padahal segala kemungkinan bisa saja terjadi. Ekstremnya, kondisi politik dan ekonomi suatu Negara bisa saja berubah drastis saat akhir pekan, yang membuat nilai matauang bisa saja berubah drastis tanpa kita bisa berbuat apa-apa karena market sedang tutup.

Gap ini memang bisa jadi mimpi buruk bagi trader yang posisinya tersabet SL saat market buka di awal pekan, tapi bisa juga menjadi peluang bagi kita yang ingin mengambil manfaat dari adanya gap tersebut. Memanfaatkan gap di awal pekan, prinsipnya hampir sama dengan menfaatkan pergerakan cepat saat news release seperti yang sudah kita bicarakan sebelumnya.
Mari kita amati chart berikut:

GapGU
Apabila harga pada hari sabtu pukul 03.58 adalah 1.5620, maka kita pasang pending order buy stop 10pips di atasnya, yaitu di 1.5630 dengan TP sekitar 20 pips di 1.5650. Pasang juga pending order sell stop kurang lebih 10 pips di bawah harga menjelang market tutup, yaitu di 1.5610 dengan TP sekitar 20 pips di 1.5590.

Sesaat setelah market buka pada hari Senin pukul 04.00 WIB, cek posisi pending order tersebut. Batalkan pending order yang tidak tersentuh, dalam contoh di atas adalah pending order sell-nya. Dengan demikian kita sudah mendapatkan kurang lebih 20 pips saat market buka

Kelemahan dari cara ini adalah, kita harus “berkorban” untuk bangun sesaat sebelum marketmarket buka. Ok, cara di atas hanyalah contoh apabila kita ingin memanfaatkan Gap yang terjadi di awal pekan. Pilihan sepenuhnya ada di tangan anda, apakah akan menghindar Gap dengan menutup semua posisi di akhir pekan, atau justru memanfaatkan Gap tersebut dengan sengaja memasang posisi sesaat sebelum market tutup

Berita Berita Fundamental Penting dalam Forex

Fundamental forex

Di dunia Forex ada berbagai macam berita fundamental (50) yang dapat mempengaruhi pergerakan mata uang, tetapi tidak semua berita tersebut berpengaruh secara signifikan. Karena adanya berita-berita penting yang fundamental sehingga membuat jenis mata uang bergerak secara drastis, sayangnya tidak bisa dimanfaatkan oleh para trading untuk mendapatkan profit. Nah ini merupakan sebuah tantangan dan pengalaman untuk menjadi seorang trader. Di dalam berita fundamental ini yang patut diperhatikan mulai dari keputusan suku bunga hingga perihal masalah employment change.

Salah satu kunci keberhasilan kita bila ingin menguasai faktor fundamental adalah dengan membacanya. Untuk dapat mengetahui bahwa sebuah berita fundamental penting atau tidak memang diperlukan pengalaman dan pengetahuan. Sebagai pemula kita kurang memahami tentang perkembangan market dan informasi terbaru yang cepat. Namun ada beberapa website yang memberikan informasi yang sangat akurat dan mudah dimengerti oleh para trader.

Dengan adanya informasi yang berkembang, kita harus benar-benar mengetahui apa yang sedang terjadi mengenai pendapat pasar secara keseluruhan, Untuk itu kita memerlukan akses yang dapat membantu kita untuk mengetahui informasi yang sedang beredar di market. Sumber informasi tentang kondisi market saat ini harus kita update dengan cepat. Jadi kita harus menggunakan paltform dari Gain kapital, dengan menggunakan platform kita dapat mengetahui keseharian kita bertrading dan juga memahami kondisi market pada saat jam tersebut.

Di bawah ini macam-macam berita fundamental yang perlu anda ketahui dan pelajari. Serta keterangan singkat pengaruhnya terhadap mata uang:

  • Averange Earning Index (AEI)

AEI memberikan informasi pendapatan para pekerja dan hubungannya dengan tingkat inflasi melalui indikator fundamental lainnya yang disebut RPI (Retail Prices Index). Hal ini baik bagi perekonomian sebuah negara namun mempunyai dampak negatif terhadap naiknya tingkat inflasi. Dengan demikian dapat disimpulkan bila AEI mengalami kenaikan maka mata uang akan naik juga. AEI tergolong high Volatility expected indicator (berpengaruh sangat besar).

  • Chicago PMI (Purchasing Manager’s Index)

Ini adalah indikator fundamental khusus yang dikeluarkan oleh Amerika Serikat. PMI juga memberikan informasi naik atau turunnya tingkat pengeluaran para purchasing manager di kota Chicago yang banyak diantaranya merupakan industri manufaktur. Naiknya indikator ini merupakan indikasi menguatnya mata uang USD. PMI tergolong high Volatility expected indicator (berpengaruh sangat besar).

  • CPI (Consumer Price Index)

CPI merupakan indikator penentu tingkat inflasi di titik konsumen. CPI sendiri membantu menentukan berapa besarnya kepercayaan konsumen dalam melakukan pembelian dalam satu bulan ini. CPI tergolong indikator medium Volatility expected, namun apabila perhitungan CPI dilakukan diluar sektor makanan dan energi maka CPI dapat menjadi high Volatility expected (berpengaruh sangat besar).

  • Gross Domestic Product (GDP)

Bahasa Indonesianya GDP merupakan salah satu indikator fundamental penting dalam keseharian forex Kita. Bila GDP mengalami kenaikan maka secara sederhana mata uang akan menguat dikarenakan produksi sebuah negara juga meningkat.

  • Money Supply

Indikator ini mengukur tiga hal yaitu jumlah uang yang beredar di masyarakat dalam bentuk koin atau kertas, besarnya pinjaman bank kepada masyarakat dan jumlah perubahan nilai hutang yang belum dilunasi oleh pemerintah. Naiknya Money Supply biasanya akan menyebabkan mata uang menguat.

  • Non Farm Payroll
    Non Farm Payrolls adalah mengukur besarnya pengeluaran pemerintah dalam pembayaran gaji diluar sektor pertanian dibandingkan bulan sebelumnya. Meningkatnya Non Farm Payrolls dapat mengakibatkan mata uang menguat dengan drastis dalam hitungan puluhan hingga beberapa ratus point. Jadi NFP dapat digolongkan indikator very high volatility expected (berpengaruh sangat besar).
  • Producers Price Index (PPI)

PPI merupakan indikator pengukur tingkat inflasi sama seperti CPI. Bedanya jika CPI berada di sisi konsumen maka PPI mengukur inflasi dari tingkat produsen. Jika PPI mengalami kenaikan maka mata uang akan menguat. PPI biasa dikeluarkan sekitar tanggal 11 setiap bulan pukul 20.30 WIB (13.30 GMT). PPI tergolong high voltility expected indicator (berpengaruh sangat besar).

  • Retail Sales

Retail Sales juga mencatat total penjualan barang di sektor tetapi tidak termasuk jasa karena pengukuran jasa tergolong sulit. Retail Sales merupakan salah satu indikator yang baik untuk mengukur tingkat pengeluaran konsumen. Biasanya bil AEI (Averaga Earning Index) mengalami kenaikan maka Retail Sales juga akan meningkat karena naiknya upah pasti diikuti meningkatnya konsumsi. Bila Retail Sales naik maka mata uang juga akan naik nilainya. Retail Sales dikeluarkan sekitar tanggal 12 setiap bulannya pada pukul 20.30 WIB (13.30 GMT).

  • Trade Balance

Trade Balance adalah selisih antara nilai ekspor dikurangi nilai impor sebuah negara. Nilai minus menunjukkan impor lebih besar dibanding ekspornya dan sebaliknya jika positif itu menunjukkan espor lebih besar dibandingkan impor. Kebanyakan negara yang sedang melakukan ekspansi perdagangan atau negara berkembang memiliki Trade Balance yang negatif. Namun demikian dalam pasar uang, semakin positif nilai Trade Balance maka semakin menguat nilai mata uang negara tersebut.

  • ISM Manufacturing Index (ISM-MI)
    Insititute of Supply Management Manufacturing Index merupakan indikator terbesar untuk indikator fundamental yang mengukur indeks manufaktur. Dikeluarkan pada hari pertama jam kerja setiap bulannya, ISM-MI merupakan hasil surver lebih dari 20 industri manufaktur dan melibatkan 300 purchasing manager di Amerika. Cara pembacaannya kurang lebih sama, bila ISM-MI mengalami kenaikan tentu saja mata uang negara yang bersangkutan akan menguat.
  • Consumer Confidence Index (CCI)

Merupakan indikator yang mengukur tingkat kepercayaan pada 5000 konsumen yang di survey dan pandangan mereka terhadap prospek ekonomi kedepan. CCI dikeluarkan setiap hari Selasa pada akhir bulan pukul 22.00 WIB (15.00 GMT). Bila CCI mengalami kenaikan itu artinya kepercayaan konsumen meningkat terhadap perkembangan ekonomi dan mengakibatkan mata uang dapat meningkat. CCI tergolong Moderate Volatility Expected indicator.

  • Interest Rate Statement

Bank sentral tiap bulannya telah mengumumkan kebijakan suku bunga sebagai patokan di setiap bank. Suku bunga tersebut pada akhirnya akan menentukan besarnya suku bunga deposito, kredit, tabungan dan berbagai kebijakan pinjam-meminjam lainnya pada dunia perbankan di negara itu.

Pasar uang termasuk jenis investasi yang sensitif terhadap perubahan suku bunga. Terutama apabila terjadi perubahan suku bunga yang tidak diprediksi sebelumnya oleh pasar. Kebanyakan negara maju menahan laju suku bunga untuk menghambat dana di Bank dan tidak diolah menjadi investasi di dunia riil. Sebaliknya pada negara berkembang biasanya pemerintah mencetak terlalu banyak uang untuk membiayai kegiatan pembangunan. Untuk itu diperlukan kebijakan suku bunga yang lebih kompetitif guna menarik uang yang terlalu banyak beredar dipasar dengan cara membuat bunga tabungan dan deposito terlihat menarik.

Memahami Forex Martingale

martingale

Martingale adalah sebuah teori manajemen probabilitas yang memungkinkan kesamaan nilai sesuatu dimasa tertentu dengan masa sebelumnya dengan menggunakan prinsip penggandaan.

Dalam forex trading ,Strategi Martingale adalah strategi untuk mendapatkan profit sekaligus menutup total kerugian dari transaksi sebelumnya melalui penggandaan modal.

Oleh karena itu, ketika menggunakan strategi martingale resiko pada transaksi berikutnya selalu meningkat seiring dengan meningkatnya kerugian. Aturan main strategi martingale ini adalah ketika anda melakukan transaksi sekian (n) lot dan hasilnya rugi , maka pada transaksi selanjutnya menggunakan lot 2 kali lipatnya (2n) .Begitu pula selanjutnya. Sehingga ketika transaksi terakhir profit, maka keuntungannya sudah bisa menutupi semua kerugian dari transaksi-transaksi sebelumnya.

Contoh :

Suatu hari anda merencanakan 5 kali transaksi EUR/USD, stoplloss & target profit 50 poin, serta Modal awal =$50,000 .
Menggunakan strategi martingale lot berganda.
setelah melakukan transaksi ternyata hasilnya 4 kali kalah berurutan dan hanya 1 kali menang pada transaksi ke lima .

Seperti ini :

Transaksi pertama : 1 lot transaksi loss x 50 points = -$500
Transaksi kedua : 2 lot transaksi loss x 50 points = -$1,000
Transaksi ketiga : 4 lot transaksi loss x 50 points = -$2,000
Transaksi keempat : 8 lot transaksi loss x 50 points = -$4,000
Transaksi kelima :16 lot transaksi profit x 50 points = +$8,000

Sehingga pada akhir transaksi hasilnya adalah :

Total Loss = -$7,500
Total Profit = +$8,000
Net Profit/ Loss = $500
Modal Akhir = $50,500

Kelebihan menggunakan strategi martingale :
Hanya membutuhkan sekali kemenangan dalam sekian (n) kali transaksi, untuk menutupi seluruh kerugian akibat transaksi sebelumnya dan sekaligus meraup keuntungan.

Kelemahan menggunakan strategi martingale :
Ketika modal anda tidak lagi mencukupi untuk melakukan transaksi berikutnya , kerugian anda besar sekali .

Ada juga yang menyebut strategi martingale ini dengan sebutan sistem 99:1 . Artinya jika kita menggunakan strategi ini maka 99% kondisi market bisa membuat kita profit. namun jika suatu saat kita menemui kondisi yang 1% , habislah uang kita.

Oleh karena itu ketika anda mau menggunakan strategi martingale, maka anda harus menghitung ketahanan modal anda sampai transaksi keberapa.Dengan demikian kita bisa lebih mengusahakan kemenangan sebelum transaksi yang terakhir.

Hedging strategi Proteksi atau Blunder?

hedging

Istilah hedging seringkali kita dengar dalam dunia forex, secara umum hedging dapat diartikan membuka dua posisi berlawanan (buy dan sell) pada satu mata uang yang sama. Hedging ditujukan untuk memproteksi profit yang telah didapat agar tidak berkurang akibat volatilitas pasar atau kemungkinan harga berbalik arah. Selain untuk proteksi profit, hedging terkadang digunakan oleh para trader untuk membatasi resiko ketika posisi yang dibuka tidak tepat.

Untuk skenario kedua, hedging bisa memberikan proteksi bagi dana Anda, namun juga bisa menjadi bumerang. Pada saat seorang trader mengalami floating negatif dan melakukan hedging dengan membuka posisi sebaliknya pada pair yang sama, maka tidak hanya loss yang dibatasi, melainkan potensi profit juga akan menjadi terbatas. Satu-satunya jalan keluar yang memungkinkan adalah Anda menutup posisi yang telah profit tepat di saat harga akan berbalik arah, yang mana hal ini cukup sulit dilakukan oleh trader pemula. Selain itu, kadang akan dibutuhkan waktu yang lama, bahkan sangat lama, untuk melepas salah satu posisi yang saling terkunci tersebut, oleh karenanya sistem hedging ini akan sulit diterapkan oleh trader short time.

Kebanyakan trader pemula melepaskan salah satu posisi pada saat yang tidak tepat, sehingga akan menderita kerugian yang lebih besar di kemudian waktu. Contoh yang lazim terjadi, seorang trader melakukan buy USD/JPY dan harga bergerak turun, sehingga ia memutuskan untuk melakukan sell pada pair yang sama. Setelah melihat pergerakan ke bawah berakhir, maka si trader menutup posisi sell dan menganggap harga akan segera naik kembali, namun ternyata harga hanya terkoreksi sedikit saja dan kembali melanjutkan tren ke bawah, memaksa si trader untuk membuka posisi sell di harga yang lebih rendah. Tentunya hal ini berlawanan dengan konsep “beli saat harga rendah dan jual saat harga tinggi”. Setiap kali membuka posisi baru untuk melakukan hedge, si trader harus membayar spread yang tentunya juga memperbesar kerugian yang diderita.

Jadi, tanpa pengalaman yang cukup, hedging justru akan mengundang resiko yang lebih besar. Oleh karena itu, pertimbangkanlah untuk menutup posisi yang salah dan mengakui kesalahan analisa Anda, lalu mulai dengan posisi baru yang bisa mendatangkan profit lebih besar.

Averaging Dalam Forex Trading

averaging-forex

Untuk memperkecil kerugian ketika posisi kita berlawanan arah dengan trend ,serta untuk memaksimalkan keuntungan disaat posisi kita searah dengan trend , kita bisa menggunakan Strategi Averaging.

Averaging berdasarkan arti katanya adalah merata-ratakan . Dalam hal membuka posisi , strategi averaging ini berguna untuk merata-ratakan harga pembukaan posisi . Dimana pada suatu level tertentu ,apapun kondisi marketnya nilai posisi yang kita buka adalah IMPAS .

Dalam trading , arti Averaging adalah membuka lagi posisi baru sesuai dengan posisi lama meskipun saat ini harga bergerak berlawanan , dengan keyakinan bahwa market akan segera bergerak sesuai dengan prediksi kita.

Dilihat dari tujuannya , strategi averaging digunakan untuk :

1. Memperbesar keuntungan

Misalnya :

Saya memprediksi market akan naik , sehingga saya membuka posisi buy .
Beberapa saat kemudian ternyata market memang naik , namun saya melihat market akan naik lebih tinggi lagi. Sehingga saya membuka posisi buy lagi .
Karena saya masih berpikir market sangat kuat untuk naik lagi , saya membuka posisi buy lagi .

Pada saat market meninggi , kini saya memiliki 3 posisi buy yang sedang profit .Maka jika saya menutup ketiga posisi tersebut , profit saya lebih banyak jika dibandingkan dengan tidak melakukan averaging.

2. Mempercepat Impas pada kondisi rugi.

Misalnya :

Saya memprediksi market akan naik , lalu saya membuka posisi buy .
Beberapa saat kemudian ternyata market menurun, artinya berlawanan dengan prediksi .Namun karena saya yakin market akan segera naik , maka saya membukaposisi kedua yaitu buy lagi .

Sehingga kini harga open posisi saya adalah rata-rata dari 2 harga open posisi yang terbuka.

Ketika market balik arah naik , dan menyentuh level rata-rata harga pembukaan 2 posisi , maka posisi saya sudah tidak rugi lagi melainkan impas.
Jika market terus meninggi maka sudah tentu posisi saya profit lebih besar.

Tips dalam melakukan averaging :

– Untuk market yang bergerak sesuai prediksi , lakukan averaging sebelum market menemui titik jenuh .

– Untuk market yang bergerak berlawanan dengan prediksi , lakukan averaging ketika market memasuki zona jenuh .

Strategi forex averaging ini sangat membantu untuk meminimalkan kerugian dan memaksimalkan profit. Dalam penggunaannya kita harus mengawasi kondisi kejenuhan pasar .