Memahami Forex Martingale

martingale

Martingale adalah sebuah teori manajemen probabilitas yang memungkinkan kesamaan nilai sesuatu dimasa tertentu dengan masa sebelumnya dengan menggunakan prinsip penggandaan.

Dalam forex trading ,Strategi Martingale adalah strategi untuk mendapatkan profit sekaligus menutup total kerugian dari transaksi sebelumnya melalui penggandaan modal.

Oleh karena itu, ketika menggunakan strategi martingale resiko pada transaksi berikutnya selalu meningkat seiring dengan meningkatnya kerugian. Aturan main strategi martingale ini adalah ketika anda melakukan transaksi sekian (n) lot dan hasilnya rugi , maka pada transaksi selanjutnya menggunakan lot 2 kali lipatnya (2n) .Begitu pula selanjutnya. Sehingga ketika transaksi terakhir profit, maka keuntungannya sudah bisa menutupi semua kerugian dari transaksi-transaksi sebelumnya.

Contoh :

Suatu hari anda merencanakan 5 kali transaksi EUR/USD, stoplloss & target profit 50 poin, serta Modal awal =$50,000 .
Menggunakan strategi martingale lot berganda.
setelah melakukan transaksi ternyata hasilnya 4 kali kalah berurutan dan hanya 1 kali menang pada transaksi ke lima .

Seperti ini :

Transaksi pertama : 1 lot transaksi loss x 50 points = -$500
Transaksi kedua : 2 lot transaksi loss x 50 points = -$1,000
Transaksi ketiga : 4 lot transaksi loss x 50 points = -$2,000
Transaksi keempat : 8 lot transaksi loss x 50 points = -$4,000
Transaksi kelima :16 lot transaksi profit x 50 points = +$8,000

Sehingga pada akhir transaksi hasilnya adalah :

Total Loss = -$7,500
Total Profit = +$8,000
Net Profit/ Loss = $500
Modal Akhir = $50,500

Kelebihan menggunakan strategi martingale :
Hanya membutuhkan sekali kemenangan dalam sekian (n) kali transaksi, untuk menutupi seluruh kerugian akibat transaksi sebelumnya dan sekaligus meraup keuntungan.

Kelemahan menggunakan strategi martingale :
Ketika modal anda tidak lagi mencukupi untuk melakukan transaksi berikutnya , kerugian anda besar sekali .

Ada juga yang menyebut strategi martingale ini dengan sebutan sistem 99:1 . Artinya jika kita menggunakan strategi ini maka 99% kondisi market bisa membuat kita profit. namun jika suatu saat kita menemui kondisi yang 1% , habislah uang kita.

Oleh karena itu ketika anda mau menggunakan strategi martingale, maka anda harus menghitung ketahanan modal anda sampai transaksi keberapa.Dengan demikian kita bisa lebih mengusahakan kemenangan sebelum transaksi yang terakhir.

Hedging strategi Proteksi atau Blunder?

hedging

Istilah hedging seringkali kita dengar dalam dunia forex, secara umum hedging dapat diartikan membuka dua posisi berlawanan (buy dan sell) pada satu mata uang yang sama. Hedging ditujukan untuk memproteksi profit yang telah didapat agar tidak berkurang akibat volatilitas pasar atau kemungkinan harga berbalik arah. Selain untuk proteksi profit, hedging terkadang digunakan oleh para trader untuk membatasi resiko ketika posisi yang dibuka tidak tepat.

Untuk skenario kedua, hedging bisa memberikan proteksi bagi dana Anda, namun juga bisa menjadi bumerang. Pada saat seorang trader mengalami floating negatif dan melakukan hedging dengan membuka posisi sebaliknya pada pair yang sama, maka tidak hanya loss yang dibatasi, melainkan potensi profit juga akan menjadi terbatas. Satu-satunya jalan keluar yang memungkinkan adalah Anda menutup posisi yang telah profit tepat di saat harga akan berbalik arah, yang mana hal ini cukup sulit dilakukan oleh trader pemula. Selain itu, kadang akan dibutuhkan waktu yang lama, bahkan sangat lama, untuk melepas salah satu posisi yang saling terkunci tersebut, oleh karenanya sistem hedging ini akan sulit diterapkan oleh trader short time.

Kebanyakan trader pemula melepaskan salah satu posisi pada saat yang tidak tepat, sehingga akan menderita kerugian yang lebih besar di kemudian waktu. Contoh yang lazim terjadi, seorang trader melakukan buy USD/JPY dan harga bergerak turun, sehingga ia memutuskan untuk melakukan sell pada pair yang sama. Setelah melihat pergerakan ke bawah berakhir, maka si trader menutup posisi sell dan menganggap harga akan segera naik kembali, namun ternyata harga hanya terkoreksi sedikit saja dan kembali melanjutkan tren ke bawah, memaksa si trader untuk membuka posisi sell di harga yang lebih rendah. Tentunya hal ini berlawanan dengan konsep “beli saat harga rendah dan jual saat harga tinggi”. Setiap kali membuka posisi baru untuk melakukan hedge, si trader harus membayar spread yang tentunya juga memperbesar kerugian yang diderita.

Jadi, tanpa pengalaman yang cukup, hedging justru akan mengundang resiko yang lebih besar. Oleh karena itu, pertimbangkanlah untuk menutup posisi yang salah dan mengakui kesalahan analisa Anda, lalu mulai dengan posisi baru yang bisa mendatangkan profit lebih besar.

Averaging Dalam Forex Trading

averaging-forex

Untuk memperkecil kerugian ketika posisi kita berlawanan arah dengan trend ,serta untuk memaksimalkan keuntungan disaat posisi kita searah dengan trend , kita bisa menggunakan Strategi Averaging.

Averaging berdasarkan arti katanya adalah merata-ratakan . Dalam hal membuka posisi , strategi averaging ini berguna untuk merata-ratakan harga pembukaan posisi . Dimana pada suatu level tertentu ,apapun kondisi marketnya nilai posisi yang kita buka adalah IMPAS .

Dalam trading , arti Averaging adalah membuka lagi posisi baru sesuai dengan posisi lama meskipun saat ini harga bergerak berlawanan , dengan keyakinan bahwa market akan segera bergerak sesuai dengan prediksi kita.

Dilihat dari tujuannya , strategi averaging digunakan untuk :

1. Memperbesar keuntungan

Misalnya :

Saya memprediksi market akan naik , sehingga saya membuka posisi buy .
Beberapa saat kemudian ternyata market memang naik , namun saya melihat market akan naik lebih tinggi lagi. Sehingga saya membuka posisi buy lagi .
Karena saya masih berpikir market sangat kuat untuk naik lagi , saya membuka posisi buy lagi .

Pada saat market meninggi , kini saya memiliki 3 posisi buy yang sedang profit .Maka jika saya menutup ketiga posisi tersebut , profit saya lebih banyak jika dibandingkan dengan tidak melakukan averaging.

2. Mempercepat Impas pada kondisi rugi.

Misalnya :

Saya memprediksi market akan naik , lalu saya membuka posisi buy .
Beberapa saat kemudian ternyata market menurun, artinya berlawanan dengan prediksi .Namun karena saya yakin market akan segera naik , maka saya membukaposisi kedua yaitu buy lagi .

Sehingga kini harga open posisi saya adalah rata-rata dari 2 harga open posisi yang terbuka.

Ketika market balik arah naik , dan menyentuh level rata-rata harga pembukaan 2 posisi , maka posisi saya sudah tidak rugi lagi melainkan impas.
Jika market terus meninggi maka sudah tentu posisi saya profit lebih besar.

Tips dalam melakukan averaging :

– Untuk market yang bergerak sesuai prediksi , lakukan averaging sebelum market menemui titik jenuh .

– Untuk market yang bergerak berlawanan dengan prediksi , lakukan averaging ketika market memasuki zona jenuh .

Strategi forex averaging ini sangat membantu untuk meminimalkan kerugian dan memaksimalkan profit. Dalam penggunaannya kita harus mengawasi kondisi kejenuhan pasar .

Profit Dengan Switching Strategi

switching

Ada kalanya market bergerak tidak sesuai prediksi kita , sehingga posisi yang telah kita buka menjadi rugi.Namun dalam kondisi seperti itu kita masih bisa mengupayakan agar berubah menjadi untung yaitu dengan melakukan switching.

Switching berdasarkan arti kata adalah mengganti . Dalam forex trading ,strategi switching adalah melakukan pergantian arah dengan menutup posisi yang sedang merugi lalu membuka posisi baru dengan arah berlawanan dari posisi yang telah ditutup dengan harapan keuntungan posisi yang kedua akan lebih besar dari kerugian pada posisi pertama yang sudah ditutup.

Misalnya :

Saat ini harga GBP/USD adalah 1.5500 . Saya memprediksi BGP/USD akan naik menuju 1.5600 . Oleh karena itu saya membuka posisi buy .
Selang berapa jam ternyata GBP/USD bergerak berlawanan dengan prediksi saya, GBP/USD Turun dan saat ini berada di level 1.5450 .Artinya posisi buy saya rugi 50 point.

Setelah dianalisa ulang , ternyata GBP/USD akan semakin turun menuju level 1.5350 .

Agar hari ini saya tidak rugi , saya putuskan untuk menutup posisi buy saya dengan kerugian 50 point dan membuka posisi sell baru .

Setelah beberapa jam ternyata benar bahwa market bergerak sesuai hasil analisa kedua yaitu turun,dan kini berada di level 1.5375

Akhirnya setelah merasa profit yang didapatkan cukup , maka saya menutup posisi sell saya dengan profit 75 point.

Dari akumulasi 2 transaksi diatas dengan melakukan switching, hari ini saya profit sebesar 25 point yaitu dari keuntungan 75 point dikurangi kerugian 50 point.

Tips dalam melakukan strategi switching :

– Lakukan switching dengan membuka posisi kedua yang berlawanan dengan posisi pertama hanya bila prediksi keuntungan posisi kedua melebihi nilai kerugian posisi pertama yang akan ditutup.
– Sebaiknya lakukan switching ketika trend besar akan terbentuk ,yaitu ketika terjadi breakout band .

Strategi forex switching ini memerlukan sebuah analisa yang meyakinkan , karena jika tidak yakin dengan prediksi yang kedua,sebaiknya hanya melakukan cut loss posisi pertama saja tanpa harus diteruskan dengan switching. Jika tetap dipaksakan bisa jadi kita terombang ambing oleh pasar dan malah menderita kerugian 2 kali lipat .

Formasi Candlestick Dalam Price Action (2)

Setup price action yang utama adalah pin bar, inside bar dan fakey (false) bar. Berikut formasi candlestick pada chart daily yang terbentuk pada masing-masing setup tersebut:  Formasi candle pin bar

price-action

Seperti tampak pada gambar diatas formasi candlestick untuk pin bar yang sering terjadi adalah long upper atau lower shadow dan doji ekor panjang (gravestone dan dragonfly). Formasi ini sesuai dengan karakteristik pin bar:
– harga open dan close dari sebuah pin bar mendekati level high atau low dari bar tersebut, semakin dekat akan semakin valid.
– harga open dan close dari sebuah pin bar harus dekat satu sama lain, semakin dekat semakin valid.

Pin bar bisa mengindikasikan penerusan arah trend (trend continuation) atau pembalikan arah trend (trend reversal), tergantung dari posisi pin bar tersebut dalam alur trend yang sedang terjadi. Dalam hal harga open dan harga close yang mendekati level high dari bar tersebut (formasi long lower shadow), mereka yang menginginkan kenaikan harga lebih banyak dari yang mengharapkan harga turun, sehingga walaupun pada mulanya harga turun hingga level terendah bar tersebut tetapi pada akhir penutupan harga terdorong naik hingga mendekati level tertingginya.

Sebuah pin bar memang mesti dikonfirmasikan oleh bar yang terjadi sesudahnya untuk memastikan sentimen bull atau bear yang lebih kuat. Jika harga penutupan bar sesudahnya lebih besar dari penutupan bar long lower shadow, maka sentimen pasar cenderung bullish, dan sebaliknya untuk formasi long upper shadow. Jika formasi candle-nya hammer atau dragonfly doji, maka sentimen pasar cenderung lebih kuat dimana mereka yang cenderung menginginkan harga turun telah keluar pasar atau ‘kalah’ dibandingkan dengan mereka yang mengharapkan harga naik dan telah mengambil posisi buy. Demikian juga untuk sentimen downtrend (formasi shooting star atau gravestone doji). Contoh lain untuk formasi candlestick pada pin bar:

price-action-pinbar

Formasi candle inside bar

Inside bar adalah sebuah bar yang panjangnya berada dalam range bar sebelumnya. Inside bar menunjukkan

konsolidasi pasar yang singkat, sebelum akhirnya terjadi breakout pada arah trend yang sedang dominan. Formasi bar yang terdiri dari sebuah atau beberapa inside bar haruslah dikonfirmasikan oleh bar berikutnya untuk mengetahui sentimen pasar yang jelas.

Price-action-doji1

Pada dasarnya semua formasi candle bisa menjadi inside bar selama harga open dan close-nya berada dalam range bar sebelumnya. Contoh formasi candle inside bar dalam price action adalah formasi harami.

Formasi candle fakey (false) bar

Formasi fakey (false) bar mengindikasikan penolakan pada level tertentu. Harga akan bergerak mengikuti trend yang sedang terjadi, tetapi kemudian berbalik arah setelah break level support atau resistance. Sering setelah formasi fakey terbentuk, harga berbalik arah dengan kuat. Biasanya fakey bar didahului dengan terbentuknya inside bar.

price-action-falsePada contoh diatas tampak inside bar dengan formasi harami (bar ke 2 formasi spinning top), dan pin bar dengan formasi candle shooting star sebelum break level support-nya.