Cara Menghitung Swap

swap

Di dunia Forex, kita bebas menentukan kapan kita mengambil atau menutup/likuidasi open posisi. Ada kalanya kita tidak ingin menutup open posisi walaupun hari perdagangan segera tutup (overnight). Apabila hal ini terjadi, biasanya pihak broker akan menarik biaya menginap atau yang biasa disebut dengan Interest Rate (Swap).

Interest Rate atau Swap adalah biaya yang dikenakan atau diberikan jika memiliki posisi terbuka melebihi dari satu hari perdagangan dan hanya dikenakan  pada produk kontrak gulir saja. Dalam platform trading metatrader, swap sudah dihitung secara otomatis. Tetapi dari manakah sebenarnya angka itu didapatkan? Mari kita belajar cara menghitungnya.

Rumus perhitungan swap adalah sebagai berikut :

rumus+swap

Di mana: i = konstanta rate, dan H = bobot hari

Konstanta rate (i) atau bisa disebut interest rate biasanya di update pada hari Senin, besarannya bisa anda cek di platform trading dengan cara klik kanan dikotak market watch, klik symbol, pilih symbol yang ingin di cek interest ratenya, klik properties dan akan muncul kotak spesifikasi symbol tersebut, cek pada swap long untuk buy dan swap short untuk posisi sell.

swap+di+metatrader

Bobot hari (H) adalah nilai masing-masing hari dalam satu minggu, namun perlu kita perhatikan, khusus untuk hari Rabu ke hari Kamis dianggap overnight 3 hari, sedangkan untuk hari Jumat ke hari Senin hanya dianggap 1 hari saja.

Untuk lebih jelasnya lihat gambar berikut ini:

rumus+bobot+hari

Contoh:

  1. Kita melakukan transaksi BUY pada hari Senin pukul 18.00 WIB, dan posisi itu kita close pada hari Selasa esoknya pada pukul 02.00 WIB (dini hari), maka transaksi kita BELUM mengalami overnight.
  2. Kita melakukan transaksi BUY pada hari Selasa pukul 02.00 WIB (dini hari), dan kita close hari itu juga tapi pada pukul 06.00 WIB, maka transaksi kita SUDAH mengalami overnight satu hari.
  3. Kita melakukan transaksi BUY pada hari Rabu pukul 23.00 WIB, dan baru kita close hari Kamis esoknya pada pukul 06.00 WIB, maka transaksi kita SUDAH mengalami overnight TIGA hari.
  4. Kita melakukan transaksi BUY pada hari Kamis pukul 02.00 WIB (dini hari), dan kita close hari itu juga pada pukul 06.00 WIB, maka transaksi kita SUDAH mengalami overnight TIGA hari.

Source : Belajar Forex

Beda Swing Trader, Day Trader dan Scalper

traders

Dalam trading, seringkali Kita tidak hanya cukup menggunakan satu grafik saja untuk satu mata pasangan mata uang yang dimana kita bertrading. Adalah bijaksana melakukan trading dengan multiple time frame.

Penggunaan time frame yang beragam akan membantu Kita untuk menentukan 2 hal yaitu:

  • Trend global jangka panjang yang sedang terjadi.
  • Waktu yang tepat untuk melakukan eksekusi Buy/ Sell

Kedua hal diatas merupakan bagian krusial dalam bertrading.
Kebanyakan trader menggunakan time frame yang lebih besar untuk menentukan trend jangka panjang seperti 4h (4 jam) atau D1 (harian). Sedangkan untuk menentukan pengambilan posisi maka Anda memerlukan time frame yang lebih pendek bisa 15M (15 minutes) atau juga H1 (1 jam).

Nah perkara mana yang digunakan, semuanya bergantung dengan cara trading Anda. Setiap orang memiliki siklus trading yang berbeda-beda.

Swing Trader

Para Swing trader cenderung untuk menahan posisinya hingga berhar-hari hingga berbulan-bulan. Bahkan ada yang menahan posisinya hingga satu tahun!

Trader dengan pola seperti ini cenderung untuk menunggu sampai harga berada pada posisi terbaiknya baru kemudian membidik dengan membuka sejumlah lot dan menempatkan target profit cukup besar.

Biasanya mereka membuka posisi hanya pada kondisi yang sangat ekstrim dimana harga sudah sangat tinggi atau harga sudah sangat rendah menurut history pergerakan dalam beberapa minggu terakhir.

Para Swinger lebih sering menggunakan time frame harian atau 1D untuk menentukan trend jangka panjang mereka. Untuk pengambilan keputusan Buy atau Sell, biasanya mereka cukup menggunakan grafik 1h saja.

Day Trader

Day Trader merupakan trader dengan model harian. Biasanya trader tipe ini akan membuka posisinya dan menutup dihari yang sama. Paling lama hanya dalam kisaran beberapa hari dan sangat jarang melewati minggu yang berjalan.

Nah para Day Trader ini biasanya menggunakan time frame 4H atau 1H sebagai penentu long term trendnya. Sedangkan untuk eksekusi harian mereka lebih suka menggunakan time frame 15M.

Scalper

Scalping berasal dari bahasa Inggris (scalp) yang artinya adalah kutu loncat. Nah trading dengan tipe scalping memang kurang lebih menganut paham ini.

Tanpa bermaksud merendahkan para Scalper dunia, mereka seringkali memanfaatkan situasi pergerakan harga yang sangat kecil dan tiada artinya bagi seorang Swinger. Bagi mereka, keuntungan 10-15 points sehari adalah sudah cukup yang penting adalah stablitasnya.

Seorang scalper biasanya menggunakan time frame 1H dan 5M dalam trading mereka. 1H berguna untuk menentukan major trend yang sedang terjadi sedangkan 5M digunakan sebagai penentu eksekusi.

Pengertian Bid VS Offer di forex trading

bid vs offer forex

Membaca quotes sangatlah mudah. Namun jika kita belum mengerti bisa membingungkan juga. Quotes pada transaksi forex biasa ditulis bersamaan dengan pairs nya dan selalu berubah-ubah mengikuti pasar dari waktu ke waktu (running).

Cara membacanya cukup sederhana bila kita mengingat dua hal ini:

1. Mata uang yang pertama disebutkan adalah mata uang base-nya (base currency)

2. Base currency nilainya selalu 1.

Sebagai contoh: USD/CHF 1.4623 berarti 1 Dollar AS nilainya adalah 1.4623 Swiss Franc. Apabila Dolar pada waktu berikutnya nilai USD/CHF 1.4630 itu berarti Dollar AS menguat 7 point karena bisa membeli lebih banyak Swiss Franc.

Setiap pairs ada dua harga yang ditampilkan yaitu harga beli (bid) dan harga jual (offer). Selisih diantara keduanya disebut spread. Jadi, bila kita memakai contoh diatas, USD/CHF 1.4623/28 itu artinya harga beli Dollar AS adalah 1.4623 Swiss Franc dan harga jualnya 1.4628. Spread disini nilainya 5 (..28 -..25 = 5).

Spread ditiap-tiap pialang nilainya berbeda-beda namun selalu bernilai tetap. Makin kecil spreadnya makin baik bagi nasabah. O ya, ada istilah di forex yang disebut Bullish dan Bearish. Bullish artinya adalah trend suatu mata uang yang sedang menguat terhadap mata uang lainnya dan Bearish sebaliknya yaitu trend melemahnya suatu  kurs dibanding kurs lain.

Pengertian Swap/Bunga Premium dalam forex

Swap forex trading

Kali ini kita akan mempelajari tentang  SWAP yang juga sering disebut dalam dunia forex trading sebagai bunga Overnight atau bunga  Premium. Berikut kita akan mempelajari  bagaimana melakukan perhitungan swap/bunga overnight tersebut.

Maksud suku bunga Bank Sentral masing-masing adalah seperti untuk IDR (Indonesian Rupiah) yang kita lihat adalah nilai suku bunga yang diberikan oleh bank Sentral negara Republik Indonesia, yaitu Bank Indonesia. Saat artikel ini ditulis, suku bunga yang diberlakukan oleh Bank Indonesia untuk mata uang IDR adalah 7,75% per tahun. Sedangkan untuk USD (US Dollar – Amerika Serikat) suku bunga yang akan kita perhatikan adalah tingkat suku bunga yang ditetapkan bank sentral AS, yaitu Federal Reserve (biasanya disebut The Fed) sebesar 0,25% per tahun.

Kalau Anda memerhatikan dengan seksama, Anda dapat melihat sebuah peluang disini! Apakah terpikirkan oleh Anda?

Bagaimana jika saya  meminjam dari bank di AS sebesar USD 1 juta dengan bunga pinjaman, misalnya 3% setahun. Kemudian saya tukarkan uang USD tersebut menjadi IDR dan saya depositokan di sebuah bank di Indonesia dengan bunga deposito sebesar 7,5%. Saya punya selisih +4,5% / tahun. Menarik bukan? Tinggal pinjam meminjam saja ;). Tekhnik ini dikenal sebagai Carry Trade yang beberapa tahun belakangan ini cukup marak dipraktekan. Sederhana sekalikah hal ini? Pada kenyataannya melakukan hal tersebut tidaklah semudah itu, resiko dan kesulitannya tidak akan kita bahas dalam artikel ini tapi ini menjadi dasar bagi kita untuk memahami kenapa Swap atau Overnight Interest itu ada dalam forex trading.

Sekarang, mari kita hanya memperhatikan suku bunga yang mata uangnya sering diperdagangkan dalam forex trading, seperti GBP (Great Britain Pound – Inggris) dan USD, misal kita akan bertrading GBP/USD.

Andaikata GBP akan menguat terhadap USD dalam jangka panjang, sehingga kita berinisiatif membuka Buy GBP/USD dalam posisi floating 1-3 hari kedepan, misal kita bertrading 1 lot saja di Mini  Account. Posisi Buy 1 lot GBP/USD tersebut akan mendapat bunga premium/swap karena suku bunga Inggris lebih tinggi dari suku bunga Amerika. .

Untuk swap harian(bunga premium) posisi Buy GBPUSD adalah sbb :

  • Diketahui suku bunga per tahun Inggris(BoE) adalah 1.0% dan,
  • suku bunga per tahun Amerika(FED) adalah sebesar 0.25%.

Yang mengatur suku bunga sebuah adalah bank sentral negara masing-masing, Bank Sentral Inggris, yaitu Bank of England dan bank sentral Amerika adalah Federal Reserve. Ingat suku bunga yang tercantum adalah untuk per tahun.

Rumus teoritis bunga premium/swap per hari adalah sbb :
 

  • Posisi Buy untuk Pair A/B : ((Suku bunga negara A – Suku bunga negara B)% x Jumlah Lot x Contract Size) / 365 hari
  • Posisi Sell untuk Pair A/B  : ((Suku bunga negara B – Suku bunga negara A)% x Jumlah Lot x Contract Size) / 365 hari

Jadi untuk pembukaan Buy 1 lot GBP/USD adalah :

( (Suku bunga negara Inggris – Suku bunga negara Amerika)%   x 1 x 10.000) / 365
= ((1 – 0.25)% x 1 x 10.000) / 365
= 75 / 365
= $0.2 per hari untuk 1 lot.

Jadi untuk posisi Buy GBP/USD sebesar 1 lot akan MENERIMA $0.2 per harinya,  namun sebaliknya jika memiliki posisi Sell GBP/USD sebesar 1 lot maka akan MEMBAYAR sebesar $0.2 per harinya.

Satu contoh lagi untuk swap teoritis AUD/JPY.

Suku bunga Ausi : 3.25% & Suku bunga Jepang : 0.1%. Berdasar perhitungan, jika melakukan Buy 1 lot AUD/JPY akan MENERIMA swap sebesar $0.86 per hari. Dan memang jika melakukan posisi Sell lebih dari satu hari akan MEMBAYAR swap sebesar $0.86.

Berikut adalah tabel teoritis swap untuk Mini Account dengan kontrak 10.000 lainnya sebanyak 1 lot per harinya untuk posisi Buy & Sell :

Pair/Pasangan mata uang Buy Premium ($) Sell Premium ($)
EUR/USD 0.48 -0.48
GBP/USD 0.2 -$0.2
AUD/USD 0.82 -0.82
NZD/USD 0.89 -0.89
USD/CHF -0.07 0.07
USD/CAD -0.2 0.2
USD/JPY 0.04 -0.04
NZD/JPY 0.93 -0.93
AUD/JPY 0.86 -0.86
EUR/JPY 0.52 -0.52
GBP/JPY 0.25 -0.25
EUR/GBP 0.27 -0.27
CAD/JPY 0.25 -0.25

Note : Tabel diatas adalah untuk mini account dengan kotrak 10.000 sebanyak 1 lot.
Untuk standard account (kontrak 100.000) tinggal dikalikan 10. Misal untuk pembukaan 10 lot (standard account) AUD/USD maka swap diperoleh adalah sebesar 10 x 0.82 = $8.2.

Lain pialang maka lain pulalah kebijakan untuk swap/bunga premium. Berikut adalah rincian dari swap masing-masing pialang :

MBTrading dengan MBTNavigator

Swap per lot example

Tampak bahwa setiap posisi Sell per lotnya akan dikenakan bunga premium yang cukup besar bila dibandingkan dengan posisi Buy.

Swap yang terbesar adalah posisi Buy NZD/JPY yaitu sebesar 5.30% per tahun dan jika mengambil posisi Sell NZD/JPY akan dikenakan swap -9.38%.

Untuk mengkoversi menjadi dollar adalah sbb :

Buy Premium NZD/JPY 1 lot = (5.3% x 10.000) / 365 = $1.45

Sell Premium NZD/JPY 1 lot = (-9.3% x 10.000) / 365  = -$ 2.55

Gain Capital dengan menggunakan Metatrader 4 :

swap_forex_meta_mini

Tampak pada table diatas ukuran volume sebesar 0.1 yang artinya, trader membuka posisi sebanyak 1 lot. Tampak ditabel bahwa membuka posisi Buy EURUSD lebih dari satu hari akan mendapat bunga $0.1 per lot dan sebaliknya jika Anda mempertahankan posisi Sell EURUSD lebih dari satu hari maka akan dikenakan biaya bunga premium atau swap sebesar $0.5. Dari tabel diatas Buy premium terbesar adalah saat Buy AUDJPY yaitu akan mendapat bunga $0.43 dan biaya swap terbesar adalah saat Anda membiarkan posisi Sell AUDJPY lebih dari 1 hari yaitu sebesar $0.86. O ya, kami ingatkan lagi, pembukaan posisi 1 lot pada mini account metatrader Forex.com adalah pada Vol 0.1. Jika Anda memilih Vol 1.0 maka hal tersebut adalah berarti Anda memilih pembukaan posisi 10 lot.

 

Istilah Forex yang perlu diketahui

bisnis forex

Bagi trader yang ingin serius melakukan bisnis jual beli mata uang ini, ada baiknya untuk mengetahui beberapa istilah forex yang sering muncul dan kita gunakan sehari-hari. Berikut adalah sejumlah istilah-istilah Forex yang perlu Anda ketahui.
Forex
adalah sebuah investasi yang memperdagangkan mata uang satu dengan mata uang lainnya. Merupakan singkatan dari Foreign Exhange atau pertukaran mata uang asing. Jika pada transaksi di money changer atau bank untuk jual beli antara US Dollar dengan Rupiah, maka disebut transaksi Forex ‘Spot’ (jual beli terjadi ditempat – serah terima terjadi di tempat). Transaksi Forex yang non-Spot adalah transaksi jual beli kontrak mata uang, jadi tidak langsung serah terima barang, hanya kontraknya saja.
Lot, Kontrak Mini dan Kontrak Standard / Regular
Jika kita membeli minyak, ukurannya adalah liter, jika gula pasir maka ukurannya adalah kilogram. Untuk forex ukurannya disebut Lot. Berapa sih besar 1 Lot itu? Jika di dunia Saham 1 Lot = 500 lembar saham, pada Forex 1 Lot = 10.000 mata uang bersangkutan, misal 1 Lot USD/JPY = 10.000USD dan 1 Lot GBP/USD = 10.000 GBP. Ukuran 1 Lot = 10.000 disebut Kontrak Mini, mengapa disebut Mini? Karena sebelumnya dalam dunia forex itu 1 Lot = 100.000 mata uang bersangkutan (disebut juga Kontrak Standard/Regular), kemudian karena tingginya minat dalam forex trading maka dibuat kontrak mini dimana 1 Lot = 10.000 mata uang bersangkutan
Margin
adalah jaminan dalam trading forex, anggaplah seperti Uang Muka pembelian sebuah rumah. Ketika Anda menyerahkan uang muka pembelian rumah sebesar 30 juta rupiah untuk rumah seharga 100 juta rupiah maka kita mendapatkan Kontrak perjanjian jual beli, secara hukum Anda pemilik sah rumah tersebut meskipun hanya memegang kontraknya. Kontrak ini dapat Anda jual pada harga penuh pada orang lain, misalnya menjadi 120 juta. Anda akan mendapatkan keuntungan bersih 20 juta (120 – 100jt). Hal yang sama berlaku dalam forex, yang diperdagangkan adalah kontrak mata uang, misal USD/JPY maka nilai 1 lot kontraknya adalah USD 10.000, untuk mendapatkannya kita cukup mengeluarkan margin (uang muka) sebesar USD 100. Mengapa USD 100? Ini terkait dengan Leverage yang dibahas di bawah.
Margin disetorkan saat membuka posisi dan kemudian akan dikembalikan saat menutup posisi, sama seperti transaksi jual beli rumah tadi. Anda menyetor uang 30 juta saat membeli kemudian dijual kembali seharga 120 juta, saat Anda menerima uang 120 juta, maka 100juta kita serahkan pada penjual pertama dan penjual mengembalikan uang muka (modal awal) sebesar 30jt dan kita memiliki uang 30 juta dari modal awal dan kelebihan 20 juta.
Leverage
Adalah daya ungkit dalam trading Forex yaitu rasio untuk menentukan berapa margin (uang muka) yang diperlukan dalam melakukan transaksi, dimana rasio tersebut akan dikalikan dengan kontrak size. Contoh: Leverage 1:200 pada kontrak mini account 10.000 maka margin yang digunakan adalah (1/200) x 10.000 = 50 satuan mata uang yang diperdagangkan.
Misal membuka posisi USD/JPY sebesar 1 lot untuk kontrak mini, maka yang dibeli adalah 10.000 USD, margin yang diperlukan adalah sebesar 1/200 x USD 10.000 = USD 50. Jika bertrading dengan GBP/USD maka margin yang digunakan adalah sebesar 50 Poundsterling. Untuk Standard account, kontrak yang digunakan adalah 100.000 dengan Leverage 1:100, jadi 1 lot USD/JPY = USD 100.000 dan margin yang diperlukan 1/200 x USD 100.000 = USD 1000
Buy
adalah posisi dalam Forex Trading untuk Beli dan dilakukan jika harga diperkirakan akan naik. Singkatnya beli saat murah dan jual saat mahal, keuntungan Anda adalah selisih antara harga saat beli dengan saat jual kembali
Sell
adalah posisi dalam Forex Trading untuk Jual dan dilakukan jika harga diperkirakan akan turun sehingga ketika harga turun Anda dapat menutup posisi Sell anda dengan Buy yang lebih rendah. Singkatnya seperti konsinyasi, kita jual terlebih dahulu dengan harga mahal (pinjam) dan kemudian kita beli kembali ketika harga murah, selisihnya menjadi keuntungan kita. Baca lebih jauh di Two Way Opportunity
Order dan Posisi
Order adalah pesanan untuk membeli atau menjual pada harga tertentu namun jika Order yang disampaikan ternyata ‘match’ atau ‘ada lawannya’, contoh jika Anda order beli pada harga 9500 dan kebetulan ada yang mau jual pada harga yang sama, maka Order menjadi Posisi. Jadi selama pesanan belum ‘match’ maka namanya tetap order namun sesudah ‘match’ maka sekarang menjadi Posisi. Untuk menjual kembali posisi yang sudah Anda miliki (tutup posisi) maka dapat dilakukan dengan melakukan Order kembali tapi dengan arah berlawaran (jika posisi Buy maka ditutup dengan Sell dan sebaliknya)
Floating Loss/Profit dan Realized
Saat Anda mempunyai posisi beli di 9500 dan kemudian harga bergerak turun menjadi 9000, maka jika dihitung perkiraan kerugian Anda adalah 9000-9500 = -500. Namun nilai tersebut masih bisa berubah besok, entah bertambah turun menjadi 8700 atau kembali naik menjadi 9700. Nah, nilai -500 pada saat ini disebut Floating Loss (Rugi), jika nilainya positif, misalnya harga sekarang menjadi 10.000 maka selisihnya 10.000 – 9500 = +1000 disebut Floating Profit. Jika Anda memutuskan untuk menjual / menutup posisi Anda pada saat harga sedang 10.000, maka nilai +1.000 menjadi Realized Profit (bukan lagi Floating/mengambang tapi sudah menjadi Real/Nyata)
Pip
adalah nilai 1 poin naik atau turunnya pergerakan harga. Untuk mini account, nilai 1 poinnya adalah $1, untuk standart account adalah $10.
Analisa Teknikal
adalah sebuah analisa dalam Forex trading untuk mengukur pergerakan harga melalui grafik harga. Hal-hal yang patut diketahui dari analisa teknikal ini adalah trend, kejenuhan, support, ressisten, dan Pivot Point.
Analisa Fundamental
adalah sebuah analisa dalam Forex trading untuk memprediksi pergerakan harga berdasar berita-berita Fundamental. Berita Fundamental disini berupa berita ekonomi, poltik, dan keamanan yang mempengaruhi pergerakan harga.
Resistance
adalah batas harga atas yang merupakan harga psikologis, contohnya saat ini (tahun 2013) nilai tukar dollar adalah 10.500 dan memiliki batas harga atas (resistance) 11.000 Rupiah, yang bisa diartikan kalau sampai harga tukar dollar menembus harga 10.500 rupiah maka ada kemungkinan akan naik terus menjauhi 10.500 tapi selama belum menyentuh 11.000 kemungkinan harga hanya akan bergerak naik turun di bawah 11.000.
Support
adalah batas harga bawah yang merupakan pasangan dari resistance (atas), contohnya saat ini (tahun 2013) nilai tukar dollar memiliki batas harga bawah (support) 10.150 Rupiah, yang bisa diartikan kalau sampai harga tukar dollar turun menembus harga 10.150 rupiah maka ada kemungkinan akan turun terus menjauhi 10.000 tapi selama belum menyentuh 10.150 kemungkinan harga hanya akan bergerak naik turun di atas 10.150 (support) dan di bawah 11.000.(resistance)
Zig Zag
adalah sebuah perangkat analisa teknikal untuk mengetahui trend sekaligus support-ressisten harga.